Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Setelah lama tidak update baru kali ini weblog ini saya update kali ini karena baru temui masalah lagi dan sudah diselesaikan masalahnya seperti ini, ada data nama yang terdiri dari tiga nama yang di tulis di word prossesing dan akan saya masukan dalam data ecxell,  dan harus di pisahkan ke dalam tiga kolom, setelah cari informasi di google baru dapat di selesaikan, kasusnya seperti dibawah ini

Kasus pertama terdiri dari dua nama (First Name and Last Name) pada excell

(contoh kasus di kolom A1 dan hasil pada kolom B1)

Kasus 1

Kasus pertama terdiri dari dua nama (First Name and Last Name) pada excel yang mau diambil nama pertama saja

HUSAIN YAPONO = kalau mau diambil nama pertama saja (First Name) maka pada cell di tulis rumus : =LEFT(A2,FIND(” “,A2,1))

Hasilnya : HUSAIN

Kasus 2

terdiri dari dua nama (First Name and Last Name) pada excel yang mau diambil nama akhirnya  saja

HUSAIN YAPONO = kalau mau diambil nama akhir saja (Last Name) maka pada cell di tulis rumus : =RIGHT(A5,LEN(A5)-FIND(” “,A5))

Hasilnya : YAPONO

Kasus 3

HUSAIN YAPONO CAIN: kalau mau ambil  nama akhir ( last name) maka pada excel tulis rumus : =RIGHT(A9,LEN(A9)-FIND(“#”,SUBSTITUTE(A9,” “,”#”,LEN(A9)-LEN(SUBSTITUTE(A9,” “,”")))))

Hasilnya : CAIN

Kasus 4

HUSAIN YAPONO CAIN           : kalau mau ambil nama tengah (middle) maka pada excel tulis rumus : =LEFT(RIGHT(A13,LEN(A13)-FIND(” “,A13,1)),FIND(” “,RIGHT(A13,LEN(A13)-FIND(” “,A13,1)),1))

Hasilnya : YAPONO

Pedoman Praktis Melatih Bayi dan Anak Berbicara
Perkembangan berbicara bayi dan anak

  • Sekitar umur 7 – 8 bulan bayi mulai bisa bersuara satu suku kata,
    misalnya: ma atau pa atau ta, atau da
  • Sekitar umur 8 – 10 bulan bisa bersuara bersambung, misalnya :
    ma-ma-ma-ma, pa-pa-pa-pa, da-da-da-da-, ta-ta-ta-ta
  • Sekitar umur 11 – 13 bulan mulai bisa memanggil : mama !, papa !
  • Sekitar umur 13 – 15 bulan mulai bisa mengucapkan 1 kata, misal :
    mimik, minum, pipis
  • Sekitar umur 15 – 17 bulan mulai bisa mengucapkan 2 kata
  • Sekirtar umur 16 – 18 bulan mulai bisa mengucapkan 3 kata
  • Sekitar umur 19 – 22 bulan mulai bisa mengucapkan 6 kata
  • Sekitar umur 23 – 26 bulan mulai bisa menggabungkan beberapa kata
    : mimik cucu
  • Sekitar umur 24 – 28 bulan mulai bisa menyebutkan nama benda,
    gambar
  • Sekitar umur 26 – 35 bulan, bicaranya 50 % dapat dimengerti orang
    lain

(Sumber : Denver II, Frankenburg WK dkk, 1990)

Supaya tidak terlambat berbicara, latihlah sejak bayi

Bayi sejak lahir sudah bisa mendengar dan mengerti suara manusia, terutama
suara ibunya. Walaupun bayi belum bisa menjawab dengan kata-kata tetapi
bayi bisa menyatakan perasaannya dengan : senyuman, gerakan bibir,
bersuara, berteriak, menggerakkan tangan kaki, kepala atau dengan
menangis.
Dengan latihan setiap hari sejak bayi, lama kelamaan bayi dan anak dapat
menjawab dengan kata-kata dan kalimat. Latihan ini sekaligus merangsang
perkembangan emosi, sosial, dan perkembangan kecerdasannya.
Supaya bayi atau anak anda tidak terlambat berbicara, lakukan metode ini
setiap hari, ketika anda berada tidak jauh dari bayi anda.

Melatih Bayi dan Anak Berbicara

I. Berbicaralah kepada bayi /

anak sebanyak mungkin dan sesering mungkin,
dengan penuh kasih sayang, walaupun ia belum bisa menjawab
Bertanya pada bayi / anak.. Contoh : Adik haus, ya ? Gardi lapar, ya ?.
Elta mau susu, lagi ? Ini gambar apa ? Ini boneka apa ? Ini warnanya apa ?
Ini namanya siapa ?
Komentar terhadap perasaan bayi / anak . Contoh : Kasihan, adik rewel
kepanasan, ya ?. Nah sekarang dikipasin ya ? Ooo, kasihan, adik rewel
gatal digigit nyamuk, ya ? Jatuh ya ? Sakit , ya ? Sini di obatin !
Menyatakan perasaan ibu / ayah . Contoh : Aduh, mama kangen banget deh
sama adik. Tadi mama di kantor ingat terus sama adik. Mmmh , mama sayang
deh sama adik.
Komentar keadaan bayi / anak.. Contoh : Aduh pipi Ade tembem ! Wow, Rama
matanya besar banget ! Wah, kepala Gardi botak ! Ai, ai, Elta buang air
besar lagi !
Komentar perilaku bayi / anak Contoh : Wah, Rini sudah bisa duduk! Eeee,
Tono sudah bisa berdiri ? Ai, ai, Ari sudah bisa duduk ! Wah, adik sudah
bisa jalan !
Bercerita tentang benda-benda di sekitar bayi / anak : Contoh : Lihat
nih. Ini namanya bantal. Warnanya merah muda, ada gambar Winnie the Pooh.
Adik tahu nggak Winni the Pooh ? belum tahu ? Winni The Pooh itu beruang
yang lucu dan cerdik. Nanti kalau sudah gede pasti tahu deh. Yang ini
namanya boneka Teletubies. Warnanya merah. Yang ini warnanya hijau, yang
itu ungu. Nih, coba di peluk.
Bercerita tentang kegiatan yang sedang dilakukan pada bayi / anak
Contoh : Adik dimandiin dulu, ya ? Pakai air hangat, pakai sabun, biar
bersih, biar kumannya hilang, biar kulitnya bagus sepeti bintang film.
Sekarang dihandukin biar kering, tidak kedinginan. Sudaaaaah selesai.
Sekarang pakai pampers, pakai baju, dibedakin dulu, biar kulitnya halus,
wangi.. Nah, selesai. Enak, kan ? Asyik, kan ? Habis ini minum ASI terus
tidur, ya ? Mama mau masak, ya ?
Bercerita tentang kegiatan yang sedang dilakukan ibu : Contoh : Mama
sekarang mau bikin susu buat adik sebentar , ya ? Nih, susunyal 3 takar ,
ditambah air 90 cc, terus dikocok-kocok. Kepanasan nggak ? Enggak kok.
Nah, siap deh.
II. Dengarkan suara bayi / anak, berikan jawaban atau pujian

Ketika bayi / anak bersuara atau berbicara (walaupun tidak jelas), segera
kita menoleh dan memandang ke arah bayi dan mendengarkan suara bayi / anak
seolah-olah kita mengerti maksudnya.
Pandang matanya, tirukan suaranya, berikan jawaban atau pujian,
seolah-olah bayi mengerti jawaban kita. Contoh : Ta-ta-ta-ta ? Ma-ma-ma-ma
? Kenapa, sayang ? Minta susu ? Mau poop ?

III. Bermain sambil berbicara

Ciluk – ba. Ibu mengucapkan ciluuuuuukk (muka ditutup bantal) beberapa
detik kemudian bantal ditarik kesamping sambil ibu mengucapkan : baaaaaa
!!.
Kapal terbang. Nih ada kapal terbang sedang terbang. Ngngngngngng. Ada
musuh, kapal terbangnya menembak musuh … dor .. dor .. dor. Kapal
terbangnya turun ke muka bayi terus keperutnya.
Boneka, dimainkan seolah-olah ia berbicara kepada bayi / anak
Menyebutkan nama mainan, nama makanan, anggota badan (tangan, kaki,
jari-jari, mulut, mata, telinga, hidung dll.)

IV. Bernyanyi sambil bermain.

Pok-ambai-ambai, belalang kupu-kupu, tepok biar ramai, pagi-pagi minum
…. cucu. Cecak-cecak didinding, diam-diam merayap, datang seekor lalat,
…..hap ! lalu ditangkap. Dua mata saya, hidung saya satu, (sambil
menunjuk ke mata, hidung dst.)
Putarkan kaset lagu anak-anak, ikut bernyanyi, sambil tepuk tangan, goyang
kepala dll.

V. Membacakan cerita sambil menunjukkan gambar-gambar

Bacakan cerita singkat dari buku cerita anak yang bergambar. Tunjukkan
gambar tokoh-tokoh yang ada dalam cerita (binatang, benda-benda, manusia).
Tanyakan kembali apa nama benda tersebut, apa gunanya, siapa nama
tokohTunjukkan gambar-gambar di dalam majalah.

VI. Menonton TV bersama anak sambil menyebutkan nama-nama benda, tokoh
atau kejadian yang terlihat di TV
Itu mobil, yang itu kapal, itu sepeda. Itu kucing, di sebelahnya ada tikus
dan anjing. Kucing melompat, tikus lari, anjing duduk.

VII. Banyak berbicara sepanjang jalan ketika bepergian (ke pertokoan,
rumah keluarga dll) t tunjuklah benda-benda atau kejadian sambil
menyebutkan dengan kata-kata berulang-ulang. Itu layang-layang sedang
terbang, itu kakak sedang menyeberang jalan, itu burung sedang terbang,
itu pohon ada bunganya, itu boneka pakai kacamata dll.

VIII. Bermain dengan anak lain yang lebih jelas dan lancar berbicaranya
Ajak bermain dengan anak lain (kakak, tetangga, sepupu) yang sudah lebih
jelas berbicaranya, bermain bersama menggunakan boneka, kubus, balok,
puzzle, Lego, gambar-gambar, buku bergambar dll.

PERHATIAN
·       Jangan memaksa anak berbicara.
·       Kalau bayi / anak bersuara (walaupun tidak jelas) berikan
jawaban, seolah-olah kita mengerti ucapannya
·       Pujilah segera kalau dia berbicara benar.
·       Jangan menyalahkan anak kalau ia salah mengucapkannya
·       Kalau anak sudah bosan sebaiknya beralih ke kegiatan lain
Latihan – latihan ini selain merangsang berbicara sekaligus merangsang
perkembangan emosi, sosial, dan perkembangan kognitif ( kecerdasan).

Sumber kepustakaan

Brooks JB ). Parenting Child With Special Needs. The Process of Parenting
3rd ed. 15 : 482-489. Mayfiel Publ. Coy., London (1991)
Coplan J. Language Delays. Dalam Parker, Zuckerman. Behavioral and
Developmental Pediatrics. Litle Brown, Lomdon (1995)
Martin CA, Colbert KK.. Parenting Children With Special Needs. Parenting A
Life Span perspective 11 : 270 – 272. McGraw-Hill, NewYork (1997)

Sumber : Milis-Nakita

Kecilkan Photo Online

Cara Mengecilkan Photo Online

  1. Pertama buka http://pixlr.com/editor/
  2. Klik Browse a Picture From Computer
  3. Cari File Gambar yang telah kita di Komputer Klik Open
  4. Klik Menu Image size masukan ukurannya 500Px untuk Widthnya (terserah) sedangkan highnya akan otomatis ikut (syaratnya centangin Constrain proportions)
  5. Klik File=Save=Ok
  6. Beri nama jangan lupa diberi ekstensi file ( contoh.jpg)

CMS BUAT SEKOLAH

Silahkan Download SISKOFOL kode Sawah Siring

bagi yang mau coba program sekolah berbasis web silahkan coba pakai program ini, cms ini bebasis php sama mysql, bagi yang mau coba silahkan di downlaod disini, mulau dari SD-Sampai  SMA Link Downlaod

Salman Khan (Sal Khan) bisa memasukkan nama Bill Gates sebagai salah satu penggemarnya. Serius, ini Bill Gates orang terkaya di dunia.

Khan bukan jawara Lembah Silikon, seperti Mark Zuckerberg yang menemukan Facebook atau Andy Rubin yang membuat Google bangkit dengan Android. Khan cuma seorang guru.

Khan menghabiskan waktunya di sebuah bekas toilet mini yang ia sulap menjadi studio rekaman sekaligus perpustakaan. Ruangan berukuran 1,5 x 2 meter itu adalah think thank yang dia sebut: bgC3. Di ruang sesak inilah Khan menghabiskan waktunya bersama dua komputer, headphone di telinga, kaus tidur dan piyama, menunggu siang sambil membaca buku atau membuat video.

“Orang ini luar biasa,” kata Gates dalam surelnya. “Dia mengerjakan banyak hal dengan sumber daya yang amat terbatas.”

Mengapa Khan begitu dikagumi Bill Gates? Gates dan anak laki-lakinya yang berumur 11 tahun, Rory, terpana oleh video-video pendidikan bikinan Khan, dari video aljabar sampai biologi. Yang membuat kagum Gates adalah sosok Khan yang meninggalkan dunia gemerlap sebagai manajer investasi beralih menjadi guru yang mendidik jutaan orang lewat video Internet.

Di kontrakannya yang sempit di Lembah Silikon itulah guru digital ini membikin tutorial video. Hebatnya, semua itu dikerjakannya sendiri, mulai dari menyusun materi, memvideokan, hingga menjadi guru sekaligus. Khan sebenarnya adalah lulusan MBA (master business of administration) Universitas Harvard. Dulu dia manajer keuangan. Tapi hidupnya kini dia serahkan ke dunia pendidikan, yang dia sebut Khan Academy (http://khanacademy.org/). Di Khan Academy itu, dia adalah satu-satunya guru. Dia bisa mengajar apa saja, dari kalkulus, trigonometri, kimia, fisika, biologi, sampai tentang perang Napoleon, dan pelajaran ekonomi dari pabrik cupcake.

Sejauh ini, dari bekas toilet itu, dia telah menciptakan 1.630 tutorial dan ditonton oleh 70 ribu orang per hari. Angka itu nyaris dua kali lipat jumlah mahasiswa Harvard plus Universitas Sanford. “Jumlah pengunjung tertinggi mencapai 200 ribu orang,” kata Khan. Sebuah kesungguhan dan ketulusan yang membuat banyak orang iri, termasuk Bill Gates.

“Keindahan dari pengajaran Khan adalah konsistensi dia,” ujar Gates.

Seperti entrepreneur hebat lainnya, Khan terjun di dunia pendidikan tanpa sengaja. Dia lahir dan besar di New Orleans. Khan putra imigran berdarah Bangladesh dan India. Di bangku kuliah, Khan adalah bintang. Dia punya tiga gelar dari universitas ternama di Amerika Serikat: MBA dari Harvard, bachelor of science bidang matematika dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), serta bachelor dan master dari MIT untuk bidang kelistrikan. Dia sempat menjadi presiden kelas di MIT.

Khan jatuh cinta kepada kegiatan mengajar setelah ia menjadi guru sukarelawan untuk anak-anak Brookline. Ini adalah anak-anak yang mengalami sindrom attention deficit disorder, yang kesulitan memusatkan fokus perhatian. Dia juga tersentuh ketika keponakannya, yang kelas VII, bertanya soal konversi berat dalam kilogram. Khan pun mulai membuat tutorial dengan menggunakan teknologi yang sederhana. Ia hanya menggunakan software Yahoo Doodle dan Microsoft Paint berteknologi rendah untuk membuat sketsa, dengan latar belakang hitam dan garis-garis berwarna cerah dan persamaan ketika ia bekerja melalui penjelasannya. Video pertama yang ia buat adalah pelajaran mengonversi gram untuk kilogram yang awalnya hanya ditujukan bagi sepupunya itu. Sejak itulah kecanduan mengajar di sekolah online dimulai.

Khan mulai membuat tutorial dengan menulis program JavaScript sendiri. Dia bekerja di sela-sela waktu istirahatnya sebagai manajer investasi, di antara waktu main bola. Lalu dia rekam dalam bentuk video dan diunggah ke YouTube.

Khan akhirnya benar-benar hidup untuk akademinya setelah mendapat pesangon US$ 1 juta (Rp 9 miliar). Uang itu dia sebut Khan Capital, yang digunakan untuk membiayai hidupnya dengan investasi. Khan berkukuh tak mau mengkomersialkan situsnya. “Saya sudah punya dua mobil Honda, istri yang cantik dan anak yang hebat, serta rumah,” katanya.

Tak ada sekat suku bangsa, ruang, apalagi teritorial. Baik yang ada di ujung Samudra Atlantik hingga pedalaman Hutan Amazon, semua diajari Salman Khan lewat sekolah dunia maya miliknya secara cuma-cuma.

Bagi sebagian orang, matematika memang sudah seperti momok yang sulit dimengerti, apalagi dikuasai. Perasaan yang sama dialami pula oleh seorang bocah Korea berusia 11 tahun.

Tapi, siapa sangka pelajaran yang selalu membuatnya stres tersebut berbalik menjadi pelajaran favoritnya setelah ia membuka situs buatan SalmAn Khan, www.khanacademy.org.

Tidak hanya anak dari Korea, sepasang orang tua di California, AS, tampak tak kuasa meluapkan rasa senang atas kemajuan yang dilakukan anak mereka dalam pelajaran aljabar.

“Saya tidak tahu siapa Anda. Tapi dalam pikiran saya, Anda adalah penyelamat. Anak-anak saya benar-benar bersemangat dengan matematikanya. Terima kasih,” ucapnya di situs yang dikelola seorang pria yang baru menginjak usia 33 tahun.

Khan tak pernah miskin dengan kebaikan. Sebab, pengusaha-pengusaha Lembah Silikon pun membanjiri dia dengan donasi. Indonesia butuh orang-orang baik budi dan tidak sombong seperti dia. Selamat hari guru, 25 November, teman.

*sumber: tempointeraktif.com, http://asrul.blogdetik.com/tag/salman-khan/

BELAJAR GOBLOK DARI BOB SADINO

James Allen dalam buku “As A Man Thinketh” tahun 1902, mengatakan bahwa “lingkungan tidak membentuk sebuah individu, lingkungan hanya menyingkap sosok sebuah individu.” Menurut Allen, setiap lingkungan pertumbuhan-betapa pun buruk kelihatannya-selalu menawarkan peluang yang unik untuk tumbuh. Bahkan lingkungan sekitar, sepertinya memang dirancang khusus untuk mengeluarkan sisi terbaik kita. Begitu pula dengan kondisi lingkungan di mana bob sadino kecil tumbuh.

 

Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara dalam sebuah keluarga yang sangat berkecukupan. Ayahnya yang berprofesi sebagai seorang guru, mengajar di sekolahan Belanda. Sebuah profesi yang bukan hanya membuat keluarganya cukup terpandang ketika itu, tetapi juga sekaligus terpelajar. Tak heran kalau di lingkungan tempat tinggalnya di kawasan Menteng, Bob Sadino kecil selalu dipanggil dengan sebutan “sinyo” oleh anak-anak kampung di sekitar rumahnya. Setelah orang tuanya meninggal,Bob-yang pada waktu itu berumur 19 tahun-memutuskan untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itulah ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia terakhir bekerja di Djakarta Lloyd di kota Amsterdam dan juga Hamburg, Jerman. Di negeri kincir angin itu pula, Bob kemudian bertemu dengan Soelami Soejoed, pegawai Bank Indonesia yang tengah bertugas disana, yang kemudian menjadi istrinya

Setelah belasan tahun menetap di Eropa-pada tahun 1967-Bob memutuskan keluar dari Djakarta Llyod untuk pulang ke Indonesia. Ia mengaku sudah tidak mau lagi bekerja di bawah perintah orang lain, dan ingin bertanggung jawab pada diri sendiri. Karena itulah, ketika kembali ke Jakarta, ia membawa serta dua buah mobil Mercedes miliknya. Di mana salah satunya, kemudian ia tukarkan dengan sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan, sementara yang satunya lagi tetap ia pertahankan.

 

Pekerjaan pertama yang dijalaninya sekembalinya dari eropa adalah menyewakan mobil Mercedes miliknya, dimana ia sendirilah yang menjadi sopirnya. Sayang, suatu ketika ia mengalami kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu atau kuli bangunan. Gajinya ketika itu hanya Rp.100. “Banyak pengalaman lucu selama periode miskin itu, yang sampai sekarang masih selalu teringat. Suatu malam ketika saya kehabisan rokok, istri saya berkata : kalau sekarang beli rokok, berarti besok kita nggak bisa beli makanan. Jadi kita mesti menentukan, apakah memilih besok tetap bisa makan atau sekarang bisa merokok?” kenangnya

 

Sampai suatu hari, ia menyadari perbedaan antara telur ayam di Indonesia dengan telur yang ada di negeri Belanda. “Ketika itu orang Indonesia hanya mengenal telur ayam kampung, sehingga banyak ekspatriat yang kesulitan mendapatkan telur. Karena disamping berbeda jenis, kapasitas ayam kampung dalam bertelur, paling hanya belasan butir per-tahun”. Karena melihat perbedaan itulah maka Bob kemudian menulis surat kepada kawannya yang tinggal di Belanda, untuk mengirimkan anak-anak ayam petelur. Hal yang sama terjadi sekali lagi pada saat Bob melihat “perbedaan” antara ayam pedaging dengan daging ayam kampung. Ia pun sekali lagi meminta kawannya untuk mengirimkan bibit ayam pedaging, atau yang sekarang kita kenal dengan ayam lehorn.

Inilah awal dari sebuah langkah pertama saya, yang tanpa konsep, tanpa rencana, hanya bergulir begitu saja, jadi apa susahnya? Kalau kemudian orang-orang hanya melihat apa-apa yang sekarang saya punya, semua itu hanyalah akibat-akibatnya saja. Akibat dari serangkaian langkah yang mulai saya lakukan pertama kali itu. Bagaimana mungkin saya bisa merencanakan ini semua? Orang saya hanya mulai dari memelihara ayam, dan karena ayam-ayam itu bertelur dalam jumlah banyak, makanya secara naluri saya mulai menawarkan kepada para tetangga. Saya pergi membawa 3 kilogram ke kiri, dan istri saya membawa 4 kilogram ke kanan. Kami pun mulai menawarkan telur-telur itu dari pintu ke pintu. Dalam kondisi seperti itu, mana mungkin saya berani berencana untuk suatu hari membangun Kem Chick, Kem Food, Kem Farm, apa lagi sampai kemudian membangun apartemen?

Meskipun begitu-tak dapat dipungkiri lagi-Bob Sadino lah orang yang pertama kali memperkenalkan kepada masyarakat negeri ini, berbagai khazanah sayur-mayur, buah-buahan termasuk telur dan ayam pedaging. Ia lah yang pertama kali memperkenalkan buah melon yang sekarang kita kenal, ia pula yang memperkenalkan jagung manis, selada, paprika, dan berbagai sayur lainnya. Bob Sadino pula orang pertama di Indonesia yang menggunakan peladangan dengan sistem hidroponik. Bahkan sebuah catatan di awal tahun 1985 menyebutkan, bahwa rata-rata per bulan perusahaan Bob Sadino mampu menjual 40-50 ton daging segar, 60-70 ton daging olahan, dan sayuran segar 100 ton.

Tak hanya itu, ia pula satu-satunya orang Indonesia yang sampai hari ini, mengekspor ribuan ton sayur-mayur dan buah-buahan ke Jepang. Sebuah kegiatan yang tak hanya melulu bermakna keuntungan besar-akan tetapi justru lebih utama-berarti tingkat kepercayaan tinggi dan sustainable dari orang-orang Jepang kepadanya. Mengingat, dalam soal sayur-mayur, masyarakat Negeri Sakura itu terkenal sangat ketat dan berekspektasi tinggi. Hebatnya lagi, ia selalu dapat memenuhi suplai dalam jumlah yang sangat kolosal tersebut. Bob Sadino tidak memiliki sejengkal tanah pertanian pun. Bagaimana bisa? “Sejak awal saya bermitra dengan para petani di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Merekalah yang menanam sayur atau buah yang dibutuhkan oleh orang Jepang.”

 

Tapi bagaimana caranya membuat para petani itu selalu bersedia menanam sayur dan buah-buahan yang om Bob mau? Karena apa jadinya kalau suatu kali para petani itu tergoda untuk menjual hasil tanamannya ke pasar lokal atau ke pembeli lain? “Kalau anda orang pintar, pasti akan bingung mengatasi persoalan seperti itu. Untungnya saya orang goblok, sehingga cara berpikir saya sangat sedehana. Di awal saya selalu bertanya kepada para petani, berapa rupiah rata-rata hasil mereka dalam setahun, dari menanam berbagai tanaman? ketika mereka menjawab-katakanlah 100 sampai 150 setahun-maka saya akan bertanya: mau nggak kalian menanam untuk saya, dengan penghasilan antara 300 sampai 500 setahun? Yang pasti, mereka nggak akan pernah menolak. Dalam kasus lain saya membuka harga yang saya terima dari pihak buyer di Jepang kepada para petani. Katakanlah, harga beli dari pihak Jepang adalah 10 rupiah per-ton, lalu saya memberikan kepada mereka yang 8 rupiah, sedangkan untuk saya 2 rupiah. Dengan pembagian seperti itu, apa yang kemudian terjadi? Bukan hanya mereka akan menjadi sangat loyal kepada saya, bahkan boleh dikata, mereka menyerahkan seluruh hidupnya untuk saya.”

 

Dari semua pergumulan tersebut, antara kesenangan – kesulitan, fokus dan semangat untuk terus melangkah maju, Bob Sadino yang lahir di Lampung, 9 Maret 1933, kini telah mencapai berbagai keberhasilan hidup. Tak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dalam bentuk kontribusi. Bapak dari dua orang putri ini, sudah cukup lama mempercayakan perusahaannya kepada para eksekutif, sehingga sehari-hari ia bisa leluasa mondar-mandir memenuhi undangan dari berbagai kampus dan Perguruan Tinggi di tanah air, untuk memberikan ceramah dan membagi wawasan. Lalu dengan berbagai pencapaiannya itu, apa makna sukses bagi seorang Bob Sadino? “Bagi saya sukses adalah, bilamana apa yang saya harapkan, kemudian itu pula yang saya dapatkan, itulah sukses. Jadi kalau di hari-hari kemarin saya lapar, sehingga mengharapkan besok bisa makan, dan ternyata besok saya benar-benar dapat makan, maka saya sudah sukses.”

 

“Buat saya nasi sepiring itu sudah baik. Orang mencari macam-macam itu kan karena tidak pernah menghargai nilai sepiring nasi untuk dimakan besok? Saya menghargai itu, karena saya pernah lapar dan tidak memiliki makanan sama sekali. Sepiring nasi itu punya arti yang sangat besar, bagi saya. Sesederhana itu! Mungkin titik berangkat itulah yang bisa membuat saya begini hari ini. Kebanyakan orang tidak bisa menghargai sepiring nasi, karena mungkin mereka belum pernah lapar. Sehingga bisa makan sepiring nasi, dianggap sekedar taken for granted, kewajaran. Tapi bagaimana dengan orang-orang yang dipinggir jalan itu ?

 

Dari sekilas hidup dari om Bob Sadino, kita bisa menemukan satu gaya lain dari sebuah proses pembelajaran, yaitu melalui praktik, praktik, dan praktik, yang ia kiaskan sebagai sekadar melangkah. Bayangkan, saat ia mulai pertama kali memelihara ayam petelur? Berapa dari ayam-ayam tersebut yang sakit, bahkan yang kemudian mati? apa maknanya? ia mesti belajar mengenal dan “mendengar” ayam-ayam tersbut, agar bisa menjaga kelangsungan hidupnya. Begitu pula dengan ayam pedaging. Lalu bagaimana waktu ia pertama kali menanam dengan teknik hidroponik? Bagaimana pula dengan munculnya ide untuk menjual Chicken Part? atau Four Leg Chicken? “Saya mungkin bagi orang lain terdengar seperti orang gila, tetapi sejujurnya, saya selalu bisa mendengarkan apa yang yang diungkapkan oleh sebatang tanaman. Misalnya, kapan ia merasa haus sehingga butuh minum, atau kapan ia justru kebanyakan air sehingga perutnya merasa kembung. Sampai saya bisa mengerti, makanan apa yang kurang, zat kandungan dalam tanah apa yang ia butuhkan, dan sebagainya”.

 

Singkatnya Bob Sadino tidak pernah berhenti belajar. Bahkan kalau pada hari-hari ini anda berkunjung ke rumahnya yang asri di bilangan Jakarta Selatan itu-barangkali anda temui-ia tengah khusuk membca buku di ruang kitchen, yang menjadi tempat favoritnya

 

(Sumber : Pinky Angga Merdeka)

Ini merupakan aplikasi atau software yang bagus sekali menurut saya karena dengan program ini kita bisa mengantikan program copy paste bawaan windows. Dengan program teracopy ini kita bisa mendapatkan hal-hal lebih dari sekedar copy paste diantarnya adalah sebagai berikut :

Waktu copy paste lebih cepat

Estimasi waktu terlihat

Bisa kita pause

Akan berhenti kalau flasdisk penuh dan bisa berjalan kembali

Ada informasi target kemana kita paste

File di di paste secara satu persatu

File yang error ada informasinya

Dan masih banyak yang lainnya yang bisa kita dapatkan software

Cara memasukan serial numbernya copy serialnya buka tera copy klik kanan mouse diatas program kemudian klik about, close program

Untuk mendapatkan teracopy pro dan serial numbernya silahkan download disini

Menarik sekali pada hari minggu tanggal 26 oktober 2010 di Metro TV ada pembicaraan mengenai larangan penayangan iklan susu formula untuk bayi dan juga hal-hal mengenai kesehatan, dimana sebagai pembicaranya adalah ibu Endang Rahayu Sedyaningsih (Menteri Kesehatan), ibu dr. Utami Rusli(Direktur Lembaga Peningkatan penggunaan ASI), dan ibu Husna Zahir (Ketua YLKI), diskusi atau pembicaraan ini saya anggap menarik karena ternyata banyak sekali pengetahuan yang masih kurang yang beredar di masyarakat mengenai ASI atau yang lainnya.

 

Sekarang ini banyak sekali iklan mengenai susu formula di media tv atau yang lainnya, yang katanya menteri kesehatan ibu Endang Rahayu juga telah terbit peraturan pemerintah tentang larangan kerjasama petugas kesehatan baik swasta atau pemerintah untuk bekerjasama dengan produsen pembut susu formula, disini menjadi menarik, pertanyaannya sekarang dalam bentuk apa kerjasama diantara mereka, ternyata setiap rumah sakit umumnya dan khususnya telah mempunyai cara sendiri dalam kerjasama ini, setiap ibu yang baru melahirkan dan bayinya selama di rumah sakit sibayi akan di rawat di ruang khusus yang mana selama perawatan ini di beri minum susu formula, dengan harapan setelah keluar dari rumah sakit sibayi akan meminum susu formula merek tertentu dan tidak akan kemerek lain, karena sudah biasa dengan susu yang pertama.

 

Menurut ibu Utami Rusli dari lembaga Peningkatan penggunaan ASI sebenarnya harus di mengerti oleh setiap ibu atau bapak bahwa pemberian ASI harus dilakukan setelah bayi lahir sebelum satu jam. Kalau lewat dari itu tidak baik, maka sudah seharusnya setiap rumah sakit harus melakukan pemberian asi secepatnya, kasus yang sering terjadi biasanya oknum petugas ada yang enggan melakukan ini biasanya dibiarkan atau malah dilarang, maka apabila ada terjadi seperti ini dengan adanya peraturan yang baru ini diharapkan bisa dilaporkan ke Menkes dan hukumnya dalah secara administratife, malahan menteri kesehatnnya ib Endang menjanjikan akan dibuatkan Hotline khusus tentang ASI.

 

Lambaga YLKI ibu Husna Zakir mengatakan bahwa semua larangan iklan susu formula sebenarnya sudah ada peraturannya di UUD atau Peraturan Pemerintah, bahwa iklan yang boleh di tayangkan adalah iklan untuk bayi umur 6 bulan keatas, dibawahnya itu dilarang karena masa 1 sampai 6 bulan adalah harus dengan meminum air susu eksklusif ibu.

 

Pembicaraan di Metro TV ini juga interaktif dan banyak sekali penelpon salah satunya dari seorang bapak yang dulu bekerja sebagai relawan di BKKBN dia mengatakan menurut pengamatannya walaupun ini tidak ilmiah tapi bisa menjadi pengetahuan buat kita bahwa anak yang dibesarkan dari susu formula cenderung tidak peka dengan keadaan social apakah ini benar atau tidak menurut saya sebagai informasi dan ilmu juga tidak ada salahnya kalau kita berhati hati.

 

Meminum ASI sudah banyak sekali penelitian yang mengatakan itu adalah yang terbaik baik bagi pertumbuhan anak. Menurut penelitian yang dilakukan selama 14 tahun di autralia mengatakan bahwa anak yang meminum asi tingkat kecerdasannya meningkat baik dibandingkan dengan meminum susu formula, mungkin bangsa kita yang sumber dayanya manusianya menurun mungkin karena ini juga.

 

Sekarang yang menjadi permasalahan adalah bagaimana pemerintah melalui menteri kesehatan dan jajarannya mengkampanyekan iklan meminum air susu ibu, baik melalui media TV atau yang lainya ataupun dengan jalan penyuluhan ke masyarakat langsung bisa puskesmas dan bila perlu turun kedesa atau rt rw untuk melakukan informasi  tentang ASI, dengan tujuan agar para orang tua khususnya ibu dan bapak memahami bahwa seorang ibu itu wajib menyusui anaknya. Di Amerika pemahaman mengenai pemberian ASI kepada bayi lebih dipahami oleh bapak sebanyak 96 % daripada seorang ibu, kenapa bapak menjadi penting untuk memahami karena dalam memberikan asi dibutuhkan pemahaman bersama dari bapak dan ibu.

 

Sebagai sorang ibu jangan menjadi malu untuk memberikan ASI kepada bayinya, karena sekarang ini banyak sekali para ibu yang juga bekerja di kantor, sehingga menjadi kendala untuk memberikan ASI kepada bayinya. Dengan adanya informasi yang benar kedepan para orang tua tidak menjadi kendala lagi dalam menyusui bayinya. Rumah sakit dan tenaga medis tidak menjadi kendala dalam memberikan asi kepada bayi.

 

Awas penipuan lagi

Jaman sekarang ini sudah banyak sekali para pelaku kejahatan yang melakukan aksinya kejahatannya, yang mana ini dilakukan dengan  berbagai macam model aksi, sekarang ini kejahatan sudah semakin beragam mulai dari pencurian melalui media online, pembiusan dengan memberikan minuman atau makanan, bahkan sekarang ini dengan tanpa sadar kita bisa memberikan apa yang kita miliki kepada orang lain akibat kita dalam pengaruh orang tersebut, seperti orang yang di hipnotis, apapun namanya setiap yang dapat merugikan kita sudah sebaiknya kita hati-hati.

Satu contoh dari penipuan itu adalah dengan memberitahukan kita bahwa kita akan mendapatkan ribuan dolar dengan alasan yang bermacam macam, melalui internet e-mail, bahkan metode yang terbaru tidak melalui ini saja tapi juga melalui komentar di blog kita.

Sebagai contoh seperti yang ada di blog saya ini (baca komentar), kalau kita membaca ini sangat mengiurkan karena orang yang membuat komentar ini sangat pandai dalam merayu para korbannya, bagi saya ini merupakan sales letter yang menarik dan mengiurkan. Kenapa saya anggap penipu, ini bisa kita lihat dari link yang diberikan, ini nama domain yang terlihat kelewatan ngawur.

 

Kejahatan yang sering menimpa kita jaman ini tidak lagi dalam bentuk kekerasan saja tapi bisa dengan cara-cara yang halus, diantaranya

 

Sms berhadiah, kita harus mengirimkan beberapa rupiah untuk pajak atau administrasi untuk kelancaran proses pengurusan hadiah, atau pelaku akan menggiring korban ke atm untuk mengecek hadiah dan kita akan mentrasnfer uang,

Telepon Kecelakaan, kita akan di telpon bahwa kerabat kita atau anak kita sedang mengalamim kecelakaan dan kita harus membayar biaya adminstrasi untuk operasi mendadak.

Kejahatan Hipnotis, dijalan kita akan di tanya tentang sesuatu tempat atau apapun yang mana kita akan melakukan percakapan dengan orang tersbut.

Penawaran barang, menawarkan barang yang mahal dengan harga yang miring sekali, bisa berupa jam tangan, emas, atau apapun yang bisa menarik perhatian kita.

Memberi bonus, kita akan didatangi dirumah dan kita disuruh menunjukan beberapa produk barang yang kita pakai, dan kita harus menunjukan KTP untuk ditulis sebagai laporan ke perusahaan, bisa dari berbagai merek yang terkenal, seperti batu baterai atau yang lainna. Kita akan digiring untuk membeli beberapa barang dengan harga setelah dipotong bonus kita.

Menawarkan minuman atau makanan, biasanya ini merupakan metode pembiusan

 

Mungkin ini dulu, bagi siapa yang punya tambahan informasi bisa dishare, agar kedepan kita tidak menjadi korban.

Tulisan Sebelumnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 91 pengikut lainnya.