AMBON CITY OF MUSIC


Mungkin bagi yang baru mengunjungi  Maluku khususnya kota ambon, maka ada sebuah kata yang tertulis dengan besar di tepi Pantai setelah dari bandara Internasional Pattimura dengan tulisan “Ambon City Of Music” kata ini semacam jargon yang dibuat untuk menguatkan bahwa memang benar banyak sekali pemusik yang ada di Maluku. Sebagai orang Maluku sudah pasti tidak akan pernah membantah atau menafikan bahwa banyak talenta yang punya bakat menyanyi , sejak kecil  mereka sudah diajarkan dan didengarkan lagu lagu yang mempunyai ciri dan kekhasan tersendiri, baik itu ketika menjadi paduan suara di tempat ibadahnya, kelompok, atau disekolah.

ambon

Dari kebanyakan pemusik dalam hal ini penyanyi di Maluku mempunyai  suara yang khas dan bagus, dan lagu yang biasanya booming atau terkenal  di Maluku sudah pasti akan di mainkan disemua tempat, sebagai contoh apabila ada sebuah lagu yang bagus dan enak didengar, dengan sendirinya akan disukai oleh semua kalangan, CD atau kasetnya akan laris terjual, maka jangan heran kalau berkunjung  ke ambon kita akan disuguhkan dengan lagu-lagu yang  hampir sama diseluruh tempat,  mobil (oto), pasar, toko, mall atau dirumah rumah. Karena memang lagu itu lagi booming. Dan ini tidak kita dapatkan didaerah atau tempat lain kecuali di Maluku, tapi lagu-lagu ini juga mempunyai masa kadaluarsa yang hanya bisa dinikmati dijamannya,  mungkin ini juga berlaku dengan lagu-lagu Indonesia pada umumnya.

Pemilihan atau genre lagu yang umum dan paling banyak disukai adalah lagu lagu yang berirama mellow, atau lagu yang bisa membuat orang bergoyang , dimana irama  dan tempo lagunya  cepat, karena music dengan irama ini banyak dimainkan atau diputar sebagai lagu pengiring orang berjoget,   dan biasanya lagunya bertema dan menceritakan tentang cinta.

Yang menarik dari semua ini adalah kebanyakan orang Maluku ambon pasti senang dengan namanya music, maka tidak salah kalau mempunyai taqline “Ambon City Of Music” mudah-mudahan kedepan banyak penyanyi dari Maluku muncul di pentas nasional.
kalau penasaran dengan uraian ini dan ingin mendengarkan gimana lagunya silahkan  cek di youtube dengan keyword “lagu Ambon”.

Gunung Binaiya Maluku Tengah 3027-3035 mdpl


Gunung Binaiya dengan ketinggian 3027-3035 mdpl adalah gunung tertinggi di Maluku. Gunung Binaya terletak di Pulau Seram Maluku Tengah, pulau yang sering di sebut dengan sebutan “Mutiara Nusa Ina”. Gunung Binaya berada di tengah-tengah kawasan Taman Nasional Manusela. Oleh sebab itu Gunung Binaiya berada dalam pengawasan Balai Taman Nasional Manusela.

sebagai warga Indonesia khususnya masyarakat maluku agar menjaga dan melestarikan apa yang akan menjadi warisan buat anak cucu kita, khususnya menjaga kawasan hutan ini tetap menjadi cagar alam untuk satwa-satwa yang ada didalamnya, kita harus mengambil peran kita dengan menjaga biar selalu lestari dan aman dari pengrusakan.

FB_IMG_1453344916398

sumber Photo: Alief Hatapayo

Taman Nasional Manusela (pegunungan Binaiya) mempunyai 7 tipe vegetasi

sebagai berikut:

  1. Hutan mangrove (mangrove formation) dengan jalur yang sempit terletak di sepanjang pantai utara
  2. Vegetasi pantai (beach formation) terletak di bagian pesisir pantai selatan
  3. Vegetasi rawa daratan rendah (Lowland swamp forest) terletak di pantai utara
  4. Vegetasi tebing sungai (riverbank vegetation) terletak di wai mual dan wai kawa
  5. Vegetasi hujan dataran rendah (lowland rain forest) terletak di ketinggian sekitar 500 mdpl
  6. Vegetasi hujan pegunungan (mountain rain forest) terletak di pegunungan Binaiya antara ketinggian 500 – 1500 mdpl
  7. Vegetasi Hutan lumut (alpine/moss forest)
    Hutan lumut terletak di ketinggian 1500 mdpl dan ditandai dengan tumbuhan yang berukuran kecil.

 

untuk yang senang pendakian dan ingin mendaki silahkan mencari waktu yang tepat dan mencari rombongan agar bisa sama sama.

ini rute yang bisa kami himpun

Rute Perjalanan Dari Surabaya-Ambon-Masohi-Tehoru

Surabaya-Ambon-Masohi

Surabaya Ambon sekitar 2 jam

Airport-Passo(membeli keperluan) – Tulehu 9 KM

Tulehu-Amahai Via Laut 2 Jam

Amahai-Masohi 30 Menit (Pengurusan Surat Pas/Simaksi di TN Manusela)

Masohi-Tehoru-Yaputih-3 Jam

Yaputih-Piliana 6 Km (Izin Perjalanan/adat)

Trek Perjalanan

Piliana-Ayemoto

Jalan menanjak, melewati ladang sagu, melewati air waifuino Selepas sungai ini jalanan menurun menuju sungai Yahe atas, Dari Yahe atas, naik 1 bukit terus turun lagi ke sungai yamhitala, Dari yamhitala menanjak dengan kemiringan mulai 60 derajat. sampai lukuamano, terus naik ke ayemoto,. Camp ayemoto Shelter perjalanan normal dari piliana ke ayemoto sekitar 8-9 jam.

Ayemoto-isilali

Jalan mendatar dan menanjak sampe dataran ailunasai, dan terus menanjak ke puncak teleuna. Perjalanan landau pepohonan berlumut sampai  pos highcamp, dataran kecil sebelum tanjakan manukupa. Dan menurun ke lembah Isilali. Perjalanan 6-7 jam

Isilali-Nasapeha

rute pengunugan dan jalanan full batu, naik turun ke Puncak bukit bintang. turun ke nasapeha. Perjalanan 3 jam.

Nasapeha-Puncak Binaya

Perjalanan menanjak naik turun dan mulai berbatu. melewati  bukit  baru sampai puncak binaya besar (puncak 3027). Puncak utama Binaiya (3035 mdpl)

Dari nasapeha ke puncak sekitar 3 jam.

Puncak Binaya-Nasapeha-Isilali

Dari puncak turun ke nasapeha 2 jam.

Isilali-Piliana

melewati tanjakan manukupa, turun ke highcamp, melewati punggungan teleuna dan ainusalai. Sampai ayemoto 5 jam.

Piliana-Yaputih-Tehoru -Masohi

Lapor di TN Manusela

Estimasi rincian biaya biaya :

  1. Tiket surabaya ambon,normal   sekitar 1 juta
  2. Tax airport juanda 50.000
  3. Angkot dari bandara pattimura ke passo -Tulehu
  4. Kapal cepat 115.000/orang
  5. Simaksi (Biaya Izin di TN Manusela Masohi)
  6. Mobil ke Tehoru-Yaputih 150.000/orang
  7. Guide 250.000-300 /hari
  8. Kas desa Piliana (noted)
  9. Ketua Adat (noted)

 

lain-lain :

Harus pakai Simaksi biar di Izinkan untuk mendaki di Desa Piliana

ATM hanya di Kota Masohi

 

IKAPPMAT (Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Telutih Tehoru) Memeriahkan Hari Sumpah Pemuda Jombang Jawa Timur 2013


Tepat pada tanggal 20 Oktober pengurus IKAPPMAT Cabang Jombang mendapat sebuah Amplop di Kantor Sekretariat IKAPPMAT  Jl. Adjisastrowidjoyo Klagen Kepuhkembeng Jombang Jawa Timur .dalam Amplop tersebut isinya undangan agar bias menampilkan Tarian atau sesuatu yang berbau kedaerahan khususnya dari daerah Maluku, Berhubung yang berada di Kabupaten Jombang kebanyakan adalah Mahasiswa, maka Ketua organisasi berinisiatif untuk mengumpulkan para anggotanya untuk  mengadakan Rapat dan Mungundang  Pembimbing dan Pelindung IKAPPMAT di jombang untuk berkosultasi ,hadir dalam konsultasi tersebut  Bpk. Yusuf Mualo, S.Pd. MM, Husain Yapono,  Bu Nadra Latuconsina dan Rizal Toyo bertindak sebagai  Pelindung dan Pembina.

Tari Cakalele

Tari Cakalele

Hasil dari pertemuan tersebut agar di bentuk panitia kecil guna mensukseskan acara Sumpah Pemuda yang akan diselenggarakan,   Saudara Hisyam Kumkelo sebagai Ketua IKAPPMAT ditunjuk sebagai coordinator di bantu dengan saudara Abdurrahman Welemuly, Sebagai pembaca Ikrar Sumpah Pemuda saudara Suaedi Hayoto,  Nyong Eli Latuconsina dan Marwan Tianotak sebagai Seksi Acara.

Acara yang disepakati adalah Menampilkan Tarian dari Maluku yaitu Tari Cakalele dan Koor Bersama dengan mambawakan lagu yang bertemakan Persatuan, maka dipilihlah lagu “Ale Rasa Beta Rasa” , sebagai Pelindung dan Pembina maka Bu Nadra latuconsina memberi usulan untuk menyewa  Pemain Orgen Profesional guna mendapatkan hasil yang maksimal, begitu juga dengan kostum yang akan di pakai pada penampilan nanti, pada mulanya pengurus IKAPPMAT  merasa keberatan karena terbentur biaya apabila menyewa  pemain orgen, tapi syukur Alhamdulillah Bu Nadra karena memberi usul dia yang menanggung semuanya  anggota IKAPPMAT hanya berkomitmen agar bisa menampilkan hasil yang maksimal. Maka dimulailah acara latihan untuk cakalele dilaksankan  pada sore hari jam 3 setelah sholat ashar malam hari setelah sholat Isya, untuk yang koor latihannya hanya malam hari karena berkaitan dengan jadwal Pengajar Orgen Bapak. Gatot Jombang.

Tema Silaturrahim dan Tabur Budaya Lintas Etnis

Tema Silaturrahim dan Tabur Budaya Lintas Etnis

Pembacaan Janji Sumpah Pemuda

Pembacaan Janji Sumpah Pemuda

Acara di bagi menjadi dua bagian yaitu pada malam 28 Oktober dan Hari sabtu Malam tanggal 3 November 2013. Panampilan pertama pada malam 28 Oktober adalah pembacaan ikrar Sumpah Pemuda yang dibawakan oleh saudara Suadi Hayoto dan para anggota yang menampilkan pembacaan puisi, penampilan seni tari, diskusi bersama, dan pembacaan ikrar sumpah pemuda.

Acara dilakuka dengan duduk lesehan memakai alas tikar dan syahdu karena kita bisa merasakan arti pentingnya sebuah persatuan, turut menghariri acara ini adalah  elemen organisai,  Pemuda, Ormas , lembaga swadaya , waria, media bahkan penyandang disabilitas turut memeriahkan acara malam sumpah pemuda tersebut.

Puncak acara sumpah pemuda adalah pada  hari sabtu malam tanggal 2 November 2013, dengan  tampil didepan Tamu Undangan di Gedung  Bung Tomo Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang , acara bertema “Silaturrahim  dan  Tabur Budaya Lintas Etnis”   sebagai pembuka acara adalah Bapak Bupati yang diwakili oleh Wakil Bupati Jombang Ibu. Munjidah Wahab. Turut hadir  para tamu undangan dari ormas, pemuda, etnis daerah mulai dari Bali, NTT, NTB Jawa, Minangkabau ,  Tionghoa dan Maluku.

Pada akhirnya sebagai penonton kami sangat puas dengan penampilan para utusan Daerah yang telah menunjukan kemampunnya ditengah keterbatasan yang ada.  Sebagai utusan Daerah masing-masing agar selalu memegang teguh prinsip prinsip persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia.  Khususnya bagi IKAPPMAT terus berkarya  demi masa depan ketika kembali kedaerah masing-masing.

 Terima kasih buat para Anggota IKAPPMAT  (Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Telutih Tehoru) yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Update akan dating kami akan menurunkan Formasi  Pengurus IKAPPMAT Periode 2013-2016. (cain )

 Info Dokumnetasi Photo-photo dapat dilihat disini.

  • Vidio Kegiatan Sumpah Pemuda

Tari Cakalele

Koor Bersama : lagu Ale Rasa Beta Rasa

Penampilan Tarian dari Timur 1

Penampilan Tarian dari Timur2

Perkembangan Wilayah MALUKU TENGAH Sampai Tahun 2012


Pada Tahun 2004 diberlakukannya Otonomi Daerah yang tertulis dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 maka penyelenggaraan otonomi daerah memberikan pengaruh yang cukup luas dalam perkembangan Maluku Tengah, hal ini dapat dilihat dengan terjadi pemekaran pada beberapa wilayah di kabupaten Maluku Tengah diantaranya Wilayah Pulau Buru, Wilayah Seram Timur dan Wilayah Seram Barat. Sehingga Wilayah Kabupaten Maluku Tengah sejak tahun 2004 hanya meliputi Wilayah Seram Utara, Pulau Ambon, Pulau-pulau lease dan Pulau-pulau banda; akan tetapi luas wilayah di Kabupaten Maluku tengah masih merupakan yang terluas di Provinsi Maluku. Dari Periode 1994 sampai 2012 telah terjadi banyak perubahan dalam komposisi kecamatan di Wilayah Kabupaten Maluku Tengah, salah satu faktor yang sangat mempengaruhi adalah otonomi daerah yang merupakan indikasi pemekaran wilayah-wilayah sampai pada level kecamatan. Sampai Dengan Tahun 2012 terdapat 17 Kecamatan di Kabupaten Maluku tengah yang tersebar dibeberapa wilayah (Wilayah Seram Utara, Pulau Ambon, Pulau-pulau lease dan Pulau-pulau banda) antara lain :

1. Kecamatan Banda Ibukota Neira

2. Kecamatan Tehoru Ibukota Tehoru

3. Kecamatan Telutih Ibukota Laimu (Pemekaran dari Kecamatan Tehoru)

4. Kecamatan Amahai Ibukota Amahai

5. Kecamatan Kota Masohi Ibukota Masohi (Pemekaran dari Kecamatan Amahai)

6. Kecamatan Teluk Elpaputih Ibukota Masohi (Pemekaran dari Kecamatan Amahai)

7. Kecamatan Teon Nila Serua Ibukota Waipia

8. Kecamatan Saparua Ibukota Saparua

9. Kecamatan Nusalaut Ibukota Ameth (Pemekaran dari Kecamatan Saparua)

10. Kecamatan Pulau Haruku Ibukota Pelauw

11. Kecamatan Salahutu Ibukota Tulehu

12. Kecamatan Leihitu Ibukota Hila

13. Kecamatan Leihitu Barat Ibukota Alang

14. Kecamatan Seram Utara Ibukota Wahai

15. Kecamatan Seram Utara Barat Ibukota Pasanea (Pemekaran dari Kecamatan Seram Utara)

16. Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Ibukota Kobi (Pemekaran dari Kecamatan Seram Utara)

17. Kecamatan Seram Utara Timur Seti Ibukota Kobisonta (Pemekaran dari Kecamatan Seram Utara)

sumber : bps.go.id

Contoh Marga di Dearah Maluku


Ini merupakan contoh marga atau fam yang di gunakan di Maluku khususnya di Desa Laimu Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah

Marga/fam  mempunyai beberapa rumah atau keluarga yang lebih dari 3 keluarga

  • Hayoto
  • Kumkelo
  • Lamasano
  • Mualo
  • Soa
  • Tamamala
  • Tehuayo
  • Toyo
  • Wakano
  • Wattimena
  • Wattimuri
  • Welemuli
  • Yapono

Yang kurang dari dua Rumah atau keluarga yang berada di Desa Laimu

  • Almaskaty
  • Kohonusa
  • Marssabesy
  • Selano
  • Ulalatano
  • Walalohun

(NB): Silahkan di koreksi untuk tambahan informasi