Pokok-Pokok Ajaran Ahmadiyah al-Qadiyan


Di antara pokok-pokok ajaran Ahmadiyah al-Qadiyan adalah sebagai berikut.
1.      Mengimani dan meyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad, laki-laki kelahiran 
India yang mengaku menjadi nabi, adalah nabinya. 
2.      Mengimani dan meyakini bahwa "Tadzkirah" yang merupakan kumpulan sajak 
buatan Mirza Ghulam Ahmad itu adalah kitab sucinya. Mereka menganggap bahwa 
wahyu adalah yang diturunkan kepada Mirza Ghulam Ahmad. 
3.      Mengimani dan meyakini bahwa kitab "Tadzkirah" derajatnya sama dengan 
Alquran. 
4.      Mengimani dan meyakini bahwa wahyu dan kenabian tidak terputus dengan 
diutusnya Nabi Muhammad saw. Mereka beranggapan bw risalah kenabian terus 
belanjut sampai hari kiamat. 
5.      Mengimani dan meyakini bahwa Rabwah dan Qadian di India adalah tempat 
suci sebagaimana Mekah dan Madinah. 
6.      Mengimani dan meyakini bahwa surga itu berada di Qadian dan Rabwah. 
Mereka menganggap bahwa keduanya sebagai tempat turunnya wahyu. 
7.      Wanita Ahmadiyah haram menikah dengan laki-laki di luar Ahmadiyah, 
namun laki-laki Ahmadiyah boleh menikah dengan wanita di luar Ahmadiyah. 
8.      Haram hukumnya salat bermakmum dengan orang di luar Ahmadiyah. 
 
Sumber: Diadaptasi dari Mengenal Aliran-Aliran Islam dan Ciri-Ciri Ajarannya, 
Drs. Muhammad Sufyan Raji Abdullah, Lc
 
Ahmadiyah al-Qadiyan 
Ahmadiyah al-Qadiyan adalah suatu aliran yang bertendensi Islam yang bernaung 
di bawah seorang pemimpin yang mengaku menjadi nabi, yang tercetus pertama kali 
dari negeri India.
Dr. Muhammad Iqbal, penyair terkenal dan sedaerah dengan pendiri aliran 
Ahmadiyah al-Qadiyan, mengatakan, "Qadianisme suatu organisasi yang berusaha 
untuk menciptakan golongan baru berdasarkan kenabian untuk menyaingi kenabian 
Muhammad saw." 
 
Aliran Ahmadiyah al-Qadiyan didirikan oleh Mirza Ghulam pada tanggal 23 Maret 
1889 M di sebuah kota yang bernama Ludhiana di Punjab, India. 
 
Pendiri Jemaat Ahmadiyah adalah salah seorang penulis buku yang produktif, yang 
dilahirkan pada tanggal 15 Februari 1935 M di Qadian, Nejed, India pada akhir 
kekuasaan pemerintahan Sikh. 
 
Pengikut Jemaat Ahmadiyah al-Qadiyan menyejajarkan imamnya yang mengaku sebagai 
nabi dengan derajat Nabi isa a.s., musa a.s., dan Nabi dawud a.s. 
 
Mirza Ghulam Ahmad meninggal pada jam 10.30 tanggal 26 Mei 1908 M akibat 
teserang penyakit kolera. (Mirza Basyaruddin, Tuhfad Shad Zada, hlm. 34). 
 
Jemaat Ahmadiyah al-Qadiyan masuk ke Indonesia pada tahun 1935 M, dan saat ini 
telah tersebar ke berbagai daerah di wilayah Republik Indonesia, bahkan telah 
mempunyai sekitar 300 cabang, terutama di Jakarta, Jawa Barat, Jawa tengah, 
Sumatra Barat, Palembang, Bengkulu, Bali, NTB, dll. 
 
Saat ini Jamaah Ahmadiyah al-Qadiyan berpusat di Parung, Bogor, Jawa Barat, 
dengan gedung yang megah dan dilengkapi dengan peralatan yang canggih, serta 
perumahan seluas sekitar 15 hektar yang terletak di pinggir jalan raya Jakarta 
Bogor lewat Parung. 
Sumber Hukum Aliran Ahmadiyah al-Qadiyan 
 
Aliran ini mengakui dirinya bersumber dari: 
1. Alquranul Karim. 
2. At-Tazkhirah, yaitu sebuah buku yang memuat sajak-sajak buatan Mirza Ghulam 
Ahmad yang diyakini oleh para pengikutnya sebagai Alquran atau kitab suci yang 
diterima Mirza Ghulam Ahmad dari Allah SWT. Karena, Mirza ghulam Ahmad mengaku 
menerima wahyu dari Allah SWT. 
3. Hadis Nabi saw. 
4. Hadis buatan Mirza Ghulam Ahmad. Kitab hadis ini berisi petunjuk-petunjuk, 
hokum-hukum, perintah-perintah, dan larangan-larangan, halal, haram, dll. yang 
semuanya adalah perkatan Mirza Ghulam Ahmad, namun mereka meyakininya sebagai 
hadis. 
5. Petunjuk Huzur, yaitu petunjuk Khalifah Ahmadiyah al-Qadiyan. 
 
Jumlah Kibat Suci menurut Ahmadiyah al-Qadiyan 
 
Jemaat Ahmadiyah al-Qadiyan meyakini bahwa kitab suci yang Allah turunkan ke 
dunia kepada para nabi dan rasul-Nya ada lima. 
1. Kitab Taurat, diturunkan kepada Nabi Musa. 
2. Kitab Zabur, diturunkan kepada Nabi Dawud. 
3. Kitab Injil, diturunkan kepada nabi Isa. 
4. Kitab Alquran, diturunkan kepada nabi Muhammad saw. 
5. Kitab At-Tazkirah, diturunkan kepada Mirza Ghulam Ahmad. 
 
Anggapan Ahmadiyah al-Qadiyan ini tentunya menyalahi akidah Islam, yang Allah 
hanya menurunkan empat buah kitab suci selain suhuf kepada para nabi dan 
rasul-Nya, yaitu sebagai berikut. 
1. Kitab Taurat, diturunkan kepada Nabi Musa a.s. 
2. Kitab Zabur, diturunkan kepada Nabi Dawud a.s. 
3. Kitab Injil, diturunkan kepada nabi Isa a.s. 
4. Kitab Alquran, diturunkan kepada nabi Muhammad saw. 
 
Dan, perlu diketahui bahwa kitab At-Tadzkirah yang diyakini oleh Jemaat 
Ahmadiyah al-Qadiyan sebagai kitab suci itu hanyalah kumpulan sajak-sajak 
buatan Mirza Ghulam Ahmad yang mencampuradukan dengan ayat-ayat suci Alquran. 
Mirza Ghulam Ahmad telah membajak sejumlah ayat-ayat Alquran yang kemudian 
disesuaikan dengan alirannya dan dimasukkan dalam sajak-sajaknya, namun lucunya 
kumpulan sajak itu dikatakan kitab suci. 
 
Jumlah Nabi dan Rasul menurut Ahmadiyah al-Qadiyan 
 
Jumlah nabi dan rasul yang wajib diimani dan diyakini oleh aliran ini adalah 26 
nabi. Adapun menurut ajaran Islam yang benar, jumlah nabi dan rasul yang wajib 
diimani adalah sebanyak 25, sebab setelah Nabi Muhammad saw. sudah tidak ada 
lagi nabi sesudahnya. Beliau adalah penutup para nabi dan rasul. Akan tetapi, 
aliran Ahmadiyah al-Qadiyan ini meyakini ada satu lagi rasul yang wajib 
diimani, yaitu Mirza Ghulam Ahmad. 
 
 
Nama-Nama Bulan menurut Ahmadiyah al-Qadiyan 
 
Jemaat Ahmadiyah al-Qadiyan membuat nama-nama bulan sendiri yang berbeda dengan 
nama-nama bulan yang telah ditetapkan oleh Islam. Nama-nama bulan versi 
Ahmadiyah al-Qadiyan adalah sebagai berikut. 
1. Suluh 
2. Tabligh 
3. Aman 
4. Shahadah 
5. Hijrah 
6. Ihsan 
7. Wafa' 
8. Dhuhur 
9. Tabuk 
10. Ikha' 
11. Nubuwwah 
12. Fattah 
 
Adapun nama-nama bulan yang ditetapkan oleh Islam adalah sebagai berikut. 
1. Muharram (Muharam) 
2. Shafar (Sapar) 
3. Rabi'ul Awwal (Rabiulawal) 
4. Rabi'ul Akhir (Rabiulakhir) 
5. Jumadil Awwal (Jumadilawal) 
6. Jumadil Akhir (Jumadilakhir) 
7. Rajab (Rajab) 
8. Sya'ban (Syaban) 
9. Ramadhan (Ramadan) 
10. Syawwal (Syawal) 
11. Dzulqaidah (Zulkaidah) 
12. Dzulhijjah (Zulhijah) 
 
Tanah Suci menurut Ahmadiyah al-Qadiyan 
 
Jemaat Ahmadiyah al-Qadiyan berkeyakinan bahwa tanah suci dan tempat menunaikan 
ibadah haji, selain di Mekah (Kakbah), juga di Rabwah dan Qadian India. Mereka 
meyakini bahwa Qadian di India adalah tempat suci selain Makkah al-mukarramah 
dan Madinah al-munawarrah, karena menurutnya Allah SWT telah memilih tempat 
tersebut untuk menurunkan wahyu-wahyu-nya yang diturunkan kepada Mirza Ghulam 
Ahmad, sebagaimana disebutkan dalam wahyu versi Mirza Ghulam Ahmad, 
"Sesungguhnya telah kami turunkan kitab suci (Tadzkirah) di Qadian dan dengan 
kebenaran kami telah menurunkannya dan dengan kebenaran kami telah turunkan." 
(Haqiqatu al-Wahyu, hlm. 8). 
 
Mirza Ghulam Ahmad mengatakan, "Ibadah haji ke Mekah tanpa haji ke Qadian 
adalah haji yang kering lagi hampa, karena haji ke Mekah sekarang tidak 
menjalankan misinya dan tidak menjalankan kewajibannya." (Badan Penelitian dan 
Pengembangan Agama Depag RI, 1985, hlm. 19--20). 
 
Kenabian menurut Ahmadiyah al-Qadiyan 
 
Ahmadiyah al-Qadiyan meyakini bahwa kebaniab masih terus berlanjut tanpa akhir 
dan terputus hingga hari kiamat. Ahmadiyah sangat tidak setuju dengan firman 
Allah SWT yang tercantum di dalam Alquran yang menerangkan bahwa Nabi Muhammad 
saw. adalah penutup para nabi dan rasul. 
 
Ahmadiyah al-Qadiyan mengartikan lafaz khatam pada surah Al-Ahzab ayat 40 
sebagai "cincin", dan bukan "penutup. Maka, arti ayat tersebut menjadi "Namun 
Muhammad adalh cincin para nabi." Ini adalah arti yang menyimpang dari 
pemahaman yang benar, ditinjau dari segi apa pun. 
 
Ahmadiyah al-Qadiyan Membajak Alquran 
 
Mirza Ghulam Ahmad yang mengaku sebagai nabi yang ke-26 dan mengaku menerima 
wahyu dari Allah SWT telah memalsukan sejumlah ayat Alquran. Sedikitnya 
terdapat 339 ayat Alquran yang dipalsukan olehnya. Mirza Ghulam Ahmad 
memalsukan ayat-ayat tersebut kemudian dimasukkan ke dalam sajak-sajak 
buatannya, yang dikatakannya sebagai wahyu yang diturunkan dari Allah 
kepadanya, para pengikutnya juga tertipu dan meyakininya tanpa mengecek 
kebenarannya. Pemalsuan yang dilakukannya terhadap beberapa ayat Alquran tidak 
lain agar orang-orang mempercayainya. Dengan susunan yang sama seperti 
ayat-ayat Alquran (padahal isinya telah dibelokkan), orang yang masih bodoh 
dalam agama pasti mempercayainya. Ini adalah taktik pengelabuhan. 
 
Di antara ayat-ayat Alquran yang dipalsukan oleh Mirza Ghulam Ahmad adalah 
sebagai berikut. 
1. Surah Al-Baqarah: 11, 13, 20, 30, 35, 61, 106, 114, 120, 125, 214. 
2. Surah Ali Imran: 3, 31, 37, 55, 123, 139, 140, 179. 
3. Surah An-Nisa': 79, 82. 
4. Surah Al-Maidah: 20, 56, 83. 
5. Surah Al-An'am: 9, 14, 30, 34, 45, 55, 57, 91, 115, 135. 
6. Surah Al-a'raf: 37, 113, 177, 178. 
7. Surah Al-Anfal: 17, 30, 33, 36. 
8. Surah At-Taubah: 32 dan 36. 
9. Surah Yunus: 2 dan 16. 
10. Surah Hud: 35. 
11. Surah Yusuf: 39, 87, 91, 94, 97, 101. 
12. Surah Ar-Ra'd: 11 dan 114. 
13. Surah Al-Hijr: 95. 
14. Surah An-Nahl: 128. 
15. Surah Al-Isra': 1, 8, 36, 81, 96, 105, 110. 
16. Surah Al-Kahfi: 110. 
17. Surah Maryam: 34 dan 52. 
18. Surah Thaha: 1 dan 131. 
19. Surah Al-Ambiya': 3, 30, 36, 107. 
20. Surah Al-Haj: 27. 
21. Surah Al-Mu'minun: 27 dan 36. 
22. Surah An-Nuur: 20. 
23. Surah Asy-Syu'ara: 3, 222. 
24. Surah An-Naml: 10. 
25. Surah Al-Qashash: 6, 38. 
26. Surah Al-Ankabut: 1. 
27. Surah Al-Ahzab: 46. 
28. Surah saba': 10. 
29. Surah Yasin: 1, 3, 4, 6, 36, 58, 59, 83. 
30. Surah Az-Zumar: 36, 37. 
31. Surah Fush-Shilat: 31, 53. 
32. Surah Fath: 1, 2, 3, 10. 
33. Surah Adz-Dzariyat: 14. 
34. Surah At-Thuur: 48. 
35. Surah Al-Qamar: 44. 
36. Surah Ar-Rahman: 2, 26. 
37. Surah Al-Waqi'ah: 13, 79. 
38. Surah Shaf: 8. 
39. Surah Al-Qalam: 2. 
40. Surah Al-Muzammil: 15. 
41. Surah Al-Muddatsir: 25. 
42. Surah Al-Bayyinah: 1. 
43. Surah Az-Zilzalah: 1--3. 
44. Surah An-Nashr dan Al-Lahab: 1. (Haqiqatu al-Wahyu, hlm. 70--108). 
 
Sumber: Diadaptasi dari Mengenal Aliran-Aliran Islam dan Ciri-Ciri Ajarannya, 
Drs. Muhammad Sufyan Raji Abdullah, Lc
Iklan

20 thoughts on “Pokok-Pokok Ajaran Ahmadiyah al-Qadiyan

  1. wahai jamaah ahmadiyah bertobatlah sebelum ajal menjemput, sebenarnya tdk ada lg nabi/rasul kecuali Nabi Muhammad SAW. coba anda tanya kepada mantan mubaligh ahmadiyah yang kalah ketika melakukan perang mubahala di NTB. kemudian dia bertaubat, dan tidak ada nabi yang lahir dalam keadaan senang, dan mati dalam keadaan hina.

    Jawaban

    Mudah-mudahn semua bisa kembali kepada ajaran islam yang benar

    Suka

  2. Satu kata buat yg manganggap artikel tersebut benar dilakukan oleh org2 Ahmadiyah “SOTOI”

    Sebagai contoh : syahadat org ahmadi. Adalah = Kalimat pertama :
    Asyhadu An-Laa Ilâha Illallâh

    artinya : Saya bersaksi bahwa tiada Ilah (Tuhan) selain Allah

    Kalimat kedua :
    wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullâh

    artinya: dan saya bersaksi bahwa Muhammad saw adalah Rasul / utusan Allah.

    Dimana perbedaannya?

    Justru sy mau mananyakan,knp ada org yg iseng jd profokator,sebelum buat artikel tolong perdalam&pelajari dulu Ahmadiyah itu spt apa,bukan hanya mengenal/mendengar perkataan org krn perkataan yg salah bs menimbulkan fitnah. Anda mengerti apa artinya fitnah kan!

    *Coba pelajari ttg
    arti dari Rasul dng Nabi

    Dr syahadat tersebut seharusnya bs mengambil kesimpulan ttg kesalah pahaman selama ini.
    Ini adalah contoh satu penjelasan,msh byk penjelasan2 yg hrs di luruskan krn semua artikel diatas fitnah.

    Suka

  3. Yg buat artikel SOTOI bgt !!!

    "JAWABAN"

    kalau anda punya punya artikel yang menyangga apa yang di kemukakan diatas bisa di sampaikan keblog ini biar bisa dimuat sebagai perbandingan. bisa juga kasih link agar bisa di baca oleh orang lain

    by: admin

    Suka

  4. Banyak penjelasan tentang ahmadiyah yg sudah di selewengkan oleh orang2 yang tidak ber tanggung jawab..

    Ayo kita sudahi saling fitnah!! Umat Islam sdg di adu domba.. dan sedang di ekspose keburukan2 nya yg tragisnya hanya dilakukan oleh segelintir sodara2 muslim kita yg tidak mengerti tentang Islam …

    Suka

  5. Untuk bisa melawan Jemaat Ahmadiyyah (Qadiani, nama ejekan dari mereka) memang hanya bisa dengan tuduhan palsu dan fitnah yang dibuat-buat untuk menyesatkan orang2 awam yang suka gossip, senang mengadudomba, senang berbuat rusuh. Bandingkan dengan situs resmi dari Jemaat Ahmadiyah, bacalah: http://www.alislam.org/archieves dll. Tulisan yang amat menyejukkan hati, berdasarkan Kitab Suci Alqur-aan dan Sunnah / Hadits Nabi Suci Muhammad Rasululah s.a.w. Silahkan membandingkannya, sungguh berbeda! Silahkan baca dengan hati yang tenang.

    Suka

  6. Sekali lagi (dilengkapi):

    Untuk bisa melawan dan mengalahkan Jemaat Ahmadiyyah (Qadiani, nama ejekan dari mereka) memang hanya bisa dengan tuduhan palsu dan fitnah yang dibuat-buat untuk menyesatkan orang2 awam yang suka gossip, yang senang dengan adu-domba, senang berbuat rusuh. Bandingkan dengan situs resmi dari Jemaat Ahmadiyah, bacalah: http://www.alislam.org/archieves dll.

    Tulisan-tulisan Jemaat Ahmadiyyah yang amat menyejukkan hati, yang dibuat oleh orang-orang shaleh, orang bertakwa –yang takut kepada Tuhan Maha Kuasa-, tulisan dan khutbah-khutbah yang dibuat berdasarkan Kitab Suci Alqur-aan dan Sunnah / Hadits Nabi Suci Muhammad Rasululah s.a.w. – yang adalah Khaataman Nabiyyiin.

    Silahkan membacanya dan membandingkannya, sungguh berbeda! Silahkan baca dengan hati yang tenang. Tidak ada paksaan dalam hal Agama dan untuk meyakini sesuatu aliran Agama atau suatu keyakinan. Demikianlah Hak Azazi yang sudah diberikan oleh Tuhan Maha Kuasa kepada semua orang (Al-Baqarah, 2 : 256/257).

    Islam adalah nama agama yang sudah ditetapkan oleh Tuhan, agama yang sempurna dan disempurnakan oleh Tuhan sebagaimana yang diwahyukan kepada Nabi Suci Muhammad s.a.w.; tidak akan ada Agama lain atau Syari’at lain lagi selain Islam, sampai Hari Kiamat. Islam dan Kitab Suci Alqur-aan sudah ada jaminan dari Tuhan bahwa tidak akan ada yang bisa merobahnya walaupun “satu titik pun”.

    Hanya orang-orang yang bodoh yang tidak yakin akan firman Allah SWT., bahwa bisa ada kitab suci lain, bisa ada agama lain di luar Islam bagi orang yang mengucapkan Kalimah Syahadat dan dan orang yang Shalat menghadap ke Kiblat / Ka’bah, tempat suci bagi seluruh Muslim.

    Suka

  7. untuk memastikan kebenaran informasi, masukin aja komunitas orang-orang jemaat ahmadiyah qadiani
    * ketika menjalankan sholat jumat..perhatikan bacaan syahadatnya, isi khotbahnya dsb dsb, kalau ada yang beda, silahkan laporkan kpd yg berwajib
    * coba periksa semua al Quran yg ada di mesjid mereka. Kalau ada ayat yg dirubah, segera laporkan kpd yg berwajib
    * bagi anggota Ahmadiyah apakah ada yang naik hajinya bukan ke Mekah, kalau ada laporkan kpd yg berwajib
    * dsb dsb

    NAMUN HARAP JANGAN DI-ADAADAKAN…DOSA LHO…
    orang muslim pada hakekatnya adalah bersaudara …iya kan?

    Rasulullah bersabda bahwa UMATKU di akhir zaman akan menjadi banyak firqah tetapi kan tetap UMAT beliau. Jadi jangan sampai ada yang menyuruh bikin agama baru bagi warga Ahmadiyah…iya kan

    semoga damai dihati, damai juga di bumi….

    Suka

  8. Kok masih saja ada info yang keliru mengenai ahmadiyah seperti ini?

    Masa sih orang ahmadi begitu bodoh mmpercayai hal-hal seperti itu.

    Saya yakin itu cuma fitnah saja.

    Suka

  9. Kalo ada yang mempunyai sumber asli dan kitab asli dari mirza gholam ahmad silahkan di posting, biar orang pada tahu ajaran ahmadiyah yg sesungguhnya. jangan hanya saling menyalahkan dan memfitnah jadi biar ketahuan mana yg benar mana yg salah dan harusnya kalo ahmadiyah merasa tidak melenceng dari ISLAM terangkan pada semua orang dasar2 ajaran ahmadiyah. untuk menerangkan bahwa ajaran itu betul. tapi kalo tidak pernah ada sanggahan. berarti memang benarajaran ahmadiyah melenceng dari islam.

    Suka

  10. saya hanya ingin menambahkan saja, banyak yang kurang mengetahui mengenai Ahmadiyah sehingga sering kali terjadi kesalah pahaman.
    Yang saya ketahui, Ahmadiyah terbagi atas 2, yang pertama adalah ahmadiyah qadiyan – yang mengakui Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi mereka. yang kedua, Ahmadiyah Lahore – yang mengakui Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir.

    Namun apapun yang mereka yakini, tindak kekerasan adalah hal yang tidak diperbolehkan. Bahkan Nabi Muhammad SAW masih menyuapi seorang buta yang sangat benci kepada Rasulullah SAW.

    Semoga kita semua bisa mendapatkan hidayah dari Allah SWT

    Suka

  11. ahmadiah jangan sok”an lah.. bikin ajaran yang baru ikutin ajaran dan tuntunan yang udah ada kan gak repooot,ngapain persusah diri ..misah diri segala …emang enak,

    Suka

  12. Siapa yang mengaku menjadi nabi setelah diturunkannya nabi besar Muhammad Saw, mati sebelum bertobat bisa dipastika matinya menjadi ahli nar bersama musailamah al kadzab.
    Barang siapa yang memutarbalikan alquran sesuai dengan kepentingan diri/kelompoknya maka ia/mereka telah kafir…. kitab terakhir turun adalah al qur’an …bukan tadzkiroh…..

    Suka

  13. Siapa yang mengaku menjadi nabi setelah diturunkannya nabi besar Muhammad Saw, mati sebelum bertobat bisa dipastika matinya menjadi ahli nar bersama musailamah al kadzab.
    Barang siapa yang memutarbalikan alquran sesuai dengan kepentingan diri/kelompoknya maka ia/mereka telah kafir…. kitab terakhir turun adalah al qur’an …bukan tadzkiroh…..

    …….Kusnan- Banyumas

    Suka

  14. Siapapun yang mengaku sebagai nabi setelah datang nabi besar muhammad saw. sama seperti Dajjal sipendusta…jangan sampai terlena – terkelabuhi…wajahnya seperti muslim tapi hakikatnya adalah musuh islam sejati…..kita ingat dalam hadis nabi Dajjal datang membawa yang kelihatannya air..tapi hakikatnya api, manis tapi hakikatnya pahit…penuh dengan kedustaan …jangan…tertipu oleh gerakan jemaat ahmadiyah…demi keselamatan dunia dan akhirat

    Kusnan- Banyumas

    Suka

  15. Mirza Ghulam Ahmad bukan mendapat wahyu, tetapi bisikan dari syetan- apa sih ukuran bisikan dari syetan atau ilham ? gampang saja kalau bisikan itu tidak sesuai dengan garis-garis akidah yang benar mutawatir- maka jelas bisikan itu jelas dari syetan- wahyu sekarang sudah tertutup setelah kenabian baginda Rasul Muhammad Saw. ….umatnya masih bisa mendapat bisikan yang sesuai dengan ajaran islam pun bukan wahyu tapi hanyalah ilham….Dengan demikian Ghulam Ahmad dengan ajarannya menurut islam yang jumhur adalah sesat dan menyesatkan….AWAS…AWAS…DAN WASPADALAH

    Kusnan-Banyumas

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s