Mahasiswa Pakistan Permalukan Duta Besar AS di Islamabad


Mahasiswa Pakistan Permalukan Duta Besar AS di Islamabad
Jum’at 20 Jun,
12:48 PM
Islamabad (armnews) – Sikap Samad Khurram patut menjadi contoh siapapun
yang menentang segala bentuk penindasan oleh negara lain. Pemuda
Pakistan ini menolak beasiswa bergengsi dari AS, sebagai bentuk protes
atas serangan pasukan militer AS ke perbatasan
Pakistan pekan kemarin.

Penolakan ini membuat kaget dan malu para pejabat diplomatik AS di
Islamabad , karena disampaikan Khurram dalam pidatonya di depan para tamu
yang hadir dalam acara khusus penyerahan beasiswa yang digelar oleh
Roots College Internasional hari Rabu kemarin.

Hari itu, rencananya Duta Besar AS untuk Pakistan Anne W. Patterson akan
menyerahkan beasiswa dari Universitas Harvard pada Khurram. Tapi
ternyata Khurram menyatakan menolak beasiswa tersebut dengan sebagai
bentuk protesnya atas serangan pasukan militer AS di Afghanistan ke
perbatasan Pakistan seminggu yang lalu, yang menyebabkan warga sipil dan
tentara Pakistan tewas.

Selain itu, penolakan itu juga bentuk protes Khurram pada pemerintahan
AS yang kerap mendukung kebijakan Presiden Pakistan Pervez Musharraf.
“Saya menolak menerima penghargaan beasiswa ini sebagai protes atas
serangan AS ke wilayah pedalaman Pakistan dan atas dukungannya pada
tindakan-tindakan Pervez Musharraf yang tidak konstitusional, ” tukas
Khurram yang membuat hadirin tercengang.

Pernyataan Khurram membuat Duta Besar Patterson malu, apalagi tak lama
kemudian terdengar tepuk tangan hadirin yang kagum atas ketegasan sikap
Khurram. “Pemerintah AS sudah menyampaikan penyesalannya atas insiden
ini, dan telah menawarkan kerjasama untuk menyediliki peristiwa ini, ”
kata Patterson dengan rona muka merah menahan malu.

Khurram adalah mahasiswa tahun ketiga bidang pemerintahan di Universitas
Harvard, dan kembali ke Pakistan dua minggu yang lalu untuk hadir dalam
acara penyerahan penghargaan beasiswa itu. Buat Khurram, permohonan maaf
saja tidak cukup.

“Saya telah menyampaikan protes saya. Saya ingin mengatakan pada rakyat
AS bahwa pemerintah mereka tidak hanya mendukung seorang diktator, tapi
juga telah membunuh rakyat tak berdosa yang tidak ada kaitannya dengan
perang, ” tandas Khurram yang juga dikenal sebagai blogger yang aktif
menulis tentang situasi politik di negerinya.

“Saya ingin menjadi bagian dari kampanye untuk independensi hukum di
Pakistan , ” sambung Khurram, yang sempat “cuti” kuliah pada musim gugur
tahun 2007 karena ikut berdemonstrasi dengan para pengacara di Pakistan
yang mendesak agar Musharraf mencabut pemecatan hakim-hakim di
pengadilan tinggi dan Mahkamah Agung negeri itu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s